Senin, 30 April 2012

Kompleksitas Manusia

Setiap individu memiliki tingkatan emosi dan ego yang berbeda. Kedewasaan dalam mengendalikan ego dan emosi dapat merubah persepsi serta interpretasi orang lain atas sifat dan sikap personal kita. Sebuah ikatan emosional dalam suatu hubungan interpersonal seharusnya dilandasi komitmen, kejujuran dan kepercayaan yang masing-masing tidak bisa dipilah secara atomistik, melainkan secara holistik. Ketika komitmen disepakati, kejujuran menaungi, dengan sendirinya akan tumbuh kepercayaan. Hipotesis awal tingkat efektivitas hubungan interpersonal ini dapat diukur dengan pengalaman empiris dari ketiga hal tersebut. Namun, realita yang tersaji seringkali menimbulkan bias, bahkan tidak jarang sangat kontras dengan ekspektasi awal kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa naluri alamiah membuat kita ingin dilihat sebagai sosok yang sempurna oleh orang lain.
Ironisnya, kita seakan-akan rela melakukan apapun untuk mencapainya, sekalipun dengan melakukan kebohongan secara eksplisit maupun secara implisit. Kebenaran itu mutlak, tapi benar dan salah itu relatif. Berusaha untuk tidak menghakimi orang lain, mungkin itu salah satu kuncinya. Berusaha meyelami pikiran serta gejolak emosi yang sedang dialami lawan bicara kita. Membalikkan situasi dengan memposisikan diri kita sebagai orang lain kadang menjadi cara termudah untuk memahaminya, meski tidak selalu tepat, karena setiap pribadi itu unik.
Setiap manusia memiliki kompleksitas yang sulit diduplikasi dan mustahil dapat terpahami sepenuhnya. Karena itulah komunikasi yang efektif dan benar menjadi sangat mutlak diperlukan oleh manusia, karena mereka tak bisa memahami sesuatu yang tak mereka alami dan tak pernah terpikirkan sebelumnya. Menyatukan sudut pandang, mendengar pendapat, dan saling mentoleransi perbedaan. Suatu hal yang terlihat rumit, kadang membingungkan, seolah menambah masalah baru, akan tetapi merupakan salah satu kunci memahami dan secara otomatis sangat membantu menghadapi kompleksitas manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar