Minggu, 23 September 2012

Alasan Kenapa Panjang Penggaris Mayoritas 30 cm

Kalau kalian pernah melihat penggaris yang dipakai di sekolah dasar dan menengah, kemungkinan besar penggaris itu panjangnya 30 cm. Tigapuluh sentimeter itu lebih kurang sama dengan 12 inci atau 1 kaki (foot, ini satuan panjang ala Kerajaan Inggris). Pernahkah terpikir dalam benak kalian, alasan kenapa panjang penggaris lebih seringnya 30 cm?
Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 cm memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC). 30 cm lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.
Faktor 30 cm menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter. Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.
Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.
Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah.
Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 cm, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter.
Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali.
Penggunaan ukuran 30 cm untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.

Senin, 10 September 2012

Bahasa Indonesia: Dulu dan Kini

Dahulu dibanggakan, sekarang disalahgunakan, kelak di kemudian hari hanya sebagai kenangan.

Begitu membaca “kalimat yang tidak lengkap” tersebut, mungkin dalam benak pembaca akan terlintas prasangka bahwa orang yang menulisnya adalah seorang pembenci bahasa. “Mengapa muncul ekspektasi yang sedemikian buruk terhadap bahasa milik bangsa sendiri?”. Namun, di samping kalimat tersebut yang (mungkin) terasa agak kasar untuk diucapkan, sesungguhnya kalimat tersebut cukup realistis dikemukakan berdasarkan fakta empiris dewasa ini.
Dahulu, Bahasa Indonesia, yang memiliki nilai historis dan sarat makna itu, sangat dibanggakan oleh seluruh elemen bangsa ini. Terlepas dari masih banyaknya misteri terkait sejarah terciptanya Bahasa Indonesia itu sendiri, bahasa negara kita tersebut -pada era sebelum sekarang ini- terbukti sangat dicintai oleh penggunanya. Sebagai buktinya, penulis merasa terhormat untuk menampilkan kutipan sebagian hasil Kongres Pemuda II berikut, yang lebih familiar di telinga kita sebagai Sumpah Pemuda.


Dalam teks tersebut, secara jelas dinyatakan bahwa putra dan putri Indonesia menjunjung Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Penulis melihat bahwa penggunaan kata “menjunjung” di sini sudah tepat, dan "dalam" sekali maknanya. Hal ini mungkin karena kalimat tersebut dibuat oleh orang-orang yang benar-benar ikhlas, tanpa suatu tendensi pribadi, berjuang untuk mempersatukan Indonesia.
Kata kerja “menjunjung” dalam kalimat tersebut dapat berarti bahwa sebagai rakyat Indonesia kita menghormati Bahasa Indonesia, di samping tetap melestarikan bahasa daerah masing-masing. Artinya, apabila pada waktu itu ada pertemuan yang dihadiri berbagai suku, bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia guna mempermudah pemahaman sekaligus mempererat persatuan.
Selain itu, kata kerja “menjunjung” juga dapat berarti kita harus khidmat, memuliakan, dan menaati Bahasa Indonesia. Maksudnya, ketika menggunakan Bahasa Indonesia kita sudah semestinya memperhatikan kaidah yang berlaku, terutama dalam hal yang berbau akademis. Hal ini bukan berarti kita orang yang kaku, tetapi lebih berarti bahwa kita menghargai Sumpah Pemuda sebagai salah faktor dominan sehingga kita berada dalam keadaan tidak terjajah seperti sekarang ini.
Namun, jika kita mengamati peristiwa yang terjadi sekarang ini, khususnya dalam dunia akademis, yang tentunya paling layak dan logis untuk merepresentasikan kondisi kemajuan bangsa di masa yang akan datang, kita akan mendapati suatu hal yang sangat memprihatinkan.
Sebagai tenaga pengajar, guru hendaknya sudah terbiasa melazimkan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar khususnya ketika mengajar. Akan tetapi, sekarang ini jumlah guru yang menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar mungkin dapat dihitung dengan jari. Padahal, di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan. Dalam buku-buku penulis lainnya yang peduli akan pentingnya Bahasa Indonesia juga banyak yang mengungkapkan fungsi tersebut.
Mahasiswa dan pelajar juga setali tiga uang dengan gurunya. Mulai dari dialog sehari-hari, debat, menulis jawaban ujian, bahkan yang lebih parah dalam penulisan karya ilmiah sebagai syarat kelulusan suatu jenjang pendidikan, Bahasa Indonesia yang digunakan sungguh amburadul. Padahal, jika ditanya perihal grammar dalam Bahasa Inggrisnya, mereka sudah sangat fasih. Seakan civitas akademika sekarang ini lebih peduli terhadap bahasa orang lain daripada bahasa sendiri.
Apakah sedemikian hebatnya implikasi dari globalisasi dan modernisasi sehingga dapat dijadikan alasan untuk tidak menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (pada tempatnya)? Lantas bagaimana dengan pengorbanan dan perjuangan pahlawan untuk membuat Bahasa Indonesia itu sendiri?
Penulis merasa pembahasan mengenai topik tersebut sudah lebih dari cukup. Terlepas dari banyaknya fakta memprihatinkan dalam tulisan tersebut, hal inti yang ingin penulis sampaikan adalah mari kita cintai Bahasa Indonesia kita. Bahasa yang terlahir dengan semangat keikhlasan para pejuang. Mari kita mulai dari diri kita sendiri, mulai dari waktu sekarang ini, khususnya bagi segenap civitas akademika. Sudah sejak zaman sekolah dasar kita telah diajarkan bahwa bahasa menunjukkan jati diri bangsa. Namun, kita mungkin jarang diingatkan bahwa yang lebih penting adalah bahasa menunjukkan siapa diri kita. Kita sudah bukan anak kecil lagi bukan? :)

Rabu, 29 Agustus 2012

Apa Yang Akan Terjadi Pada Akun Facebook Kita?


Assalamualaikum Wr.Wb.
Suatu peringatan sebenarnya bagi kita semua, marilah sejenak kita renungkan bersama, pikirkan bersama...
Jika suatu hari nanti kita mati, akun facebook yang kita miliki dan hanya kita sendiri yang tahu passwordnya...
Ketika kita meninggal, apa yang terjadi pada akun fb kita...???
Mungkin ada yang akan ucapkan takziah, mungkin ada yang selalu menjenguk dan melihat beranda fb kita sekedar untuk mengobati rindu, mungkin mungkin dan mungkin yang lainnnya...
Tetapi sadarkah kita…???
Semua gambar dan foto yang tidak ditutupi auratnya dengan sempurna, yang ada di album kita, bahkan gambar dan foto yang kadang di-tag ke teman-teman kita, akan terus-menerus menyiksa kita di Alam Kubur...
Walaupun sudah bertahun-tahun kita mati, gambar dan foto itu terus ada, sehingga SAHAM DOSA TERUS MENINGKAT…
Pernahkah kita memikirkan itu...???
Bisakah itu menyelamatkan kita…???
Mungkin saat ini kita (masih merasa) tak sabar ingin berbagi cerita, berbagi kebahagiaan dan keceriaan dengan gambar dan foto dengan beragam ekspresi dan pose tubuh di berbagai tempat yang sudah dan pernah kita lewati di muka bumi-NYA...
Tapi di akhirat nanti semuanya menjadi tidak berarti dan hanya akan tinggal kenangan bagi yang masih hidup...
Di Alam Kubur, semua itu tidak sedikitpun ada yang sanggup menyelamatkan kita...
Renungkan sejenak banyaknya saham dosa yang terus meningkat walau setelah ketiadaan kita di muka bumi sampai kita di akhirat kelak...
Tutupilah auratmu sebelum auratmu ditutupkan, peliharalah dirimu sebelum dirimu di kafankan, jagalah harga diri sebagai seorang muslim sejati, karena kematian itu pasti dan mutlak bagi kita...
Persiapkanlah diri kita untuk menghadapi kematian dan menjalani kehidupan kekal sesudahnya...
Semoga Allah SWT ridho dengan renungan ini, amiiiin ya rabb…
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Senin, 30 Juli 2012

Apa Makna Cemburu?


Cemburu merupakan perpaduan dari perasaan marah dan takut yang bersumber dari adanya ancaman akan kehilangan orang yang dikasihi. Karena kedua perasaan ini, marah dan takut, merupakan perasaan yang kuat, maka tidak heran jika cemburu membuahkan reaksi yang keras pula.
Tidak jarang cemburu berakhir dengan pertengkaran hebat yang dapat merusakkan sendi hubungan dengan orang lain. Cemburu memang tidak hanya terjadi pada pasangan saja, namun juga bisa menimpa orang tua-anak atau antar-sahabat.
Untuk hubungan berpasangan, selain kedua pribadi bermasalah seperti posesif dan narsistik, ada juga dua hal lain yang turut melatarbelakangi timbulnya rasa cemburu.
Ada tipe-tipe orang tertentu yang memiliki sifat terlalu supel, terlalu ramah, sehingga mudah akrab dan dekat dengan orang lain. Kedekatan dengan lawan jenis inilah yang biasanya membangkitkan ketakutan kalau-kalau relasi ini berlanjut ke jenjang yang lebih intim.
Oleh karena itu, perlu ada komitmen untuk menetapkan batasan-batasan dalam relasi dengan lawan jenis. Hindari penggunaan dalih: "Tidak ada apa-apa."
Akibat pernah mengalami sakitnya dikhianati, maka seseorang bisa menjadi begitu pencemburu. Jika hal ini terjadi maka pihak yang bersalah harus meminta maaf, bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali.
Sebaliknya pihak yang dilukai pun juga harus mau memberi maaf, bukan hanya sekali, tapi berkali-kali. Pemulihan hubungan hanya dapat terjadi jika dua pihak mau selalu saling minta maaf dan memaafkan satu sama lain.
Pihak yang bersalah harus mengizinkan dan menerima kemarahan pasangan yang tengah terluka. Namun, dalam mengekspresikan kemarahan, pihak yang dilukai harus tetap menjaga batas.
Pihak yang bersalah harus memutuskan semua tali relasi dengan rekan selingkuh.
Pihak yang bersalah harus hidup transparan dan siap mempertanggungjawabkan setiap keberadaan dan perbuatannya. Sementara pihak yang dilukai harus kembali kepada fakta dan bukan perasaan belaka dalam menilai kejujuran pasangannya.
Jika diperlukan, maka kedua pihak bisa mencari bantuan konselor untuk menolong mereka melalui masa yang sulit ini. Kadang mereka tidak dapat lagi berkomunikasi karena komunikasi akhirnya menjadi ajang peluapan emosi. Di sini diperlukan kehadiran pihak konselor untuk menjembatani mereka sehingga komunikasi tidak terputus.
Keduanya harus menyelesaikan masalah akarnya. Tidak jarang perselingkuhan berhulu dari relasi yang buruk.Hal ini perlu dibereskan dengan tuntas.
Keduanya harus mau berkomitmen untuk tetap bersama betapapun sulit perjalanan pemulihan yang akan dilalui.
Ingatlah, bahwa tak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha sungguh-sungguh.

Keep post-think, keep smile, and don't give up, cause life must go on :)


Saat terpisah, imajinasi adalah penghubung antara dua jiwa yang saling mencintai. Itu sebabnya, kerinduan menghasilkan janji-janji untuk memuliakan satu sama lain, yang belum tentu dipenuhi saat bertemu. Cinta yang sedang terpisah, biasanya memang lebih mesra daripada yang dekat. Karena, Imajinasi cenderung membesarkan hanya yang indah dan membutakan diri dari yang akan mengecewakan. Cinta yang dekat dan mesra, sering terbukti hambar setelah pernikahan. Maka lebih berhati-hatilah saat cintamu terpisah jarak. Imajinasi cinta cenderung melebih-lebihkan keindahan.
Benarkah demikian adanya? Bagaimana jika aku merindukannya? Mungkin aku akan berkata:
"Ya Allah, jika KAU halalkan aku merindukan dirinya, jangan biarkan aku melampaui batas hingga membuatku lupa akan hakikat cinta abadi untukMU, hanya kepadaMU aku bersimpuh hanya kepadaMU aku bersujud hanya kepadaMU aku memohon ampun atas dosaku dan dosanya..."
Salahkah untuk mengharapkan kehadirannya di sisi? Atau mungkin lebih tepatnya, berdosakah jika aku menyayanginya?
Hati yang bimbang..., bisikkanlah Alloh Yang Maha Benar, "Aku datang berserah kepada-Mu karena telah letih ku bernafas dalam rasa khawatir dan takut akan ketidak-pastian ini. Alloh kecintaan hidupku, sesungguhnya kedamaianku hanya seperkasa keberserahanku kepada kekuasaan-Mu. Aku mohon Engkau menegaskan hatiku untuk menetapkan pilihanku, yang walau tepat atau tidak, adalah jalan menuju kebaikan hidupku".
Sesungguhnya, bukan kesalahan yang membuat kita kesal kepada diri sendiri, tapi kecenderungan untuk membuat kesalahan yang sama. Karena memang, Membuat kesalahan adalah manusiawi, tapi belajar dari sebuah kesalahan untuk TIDAK mengulanginya, adalah kualitas manusia di atas rata-rata. Membuat kesalahan yang sama adalah tanda lambannya pendewasaan diri, cara memperpanjang kesulitan dan menunda keberhasilan.

Manfaat Ciuman



Berciuman ternyata tak hanya menyenangkan, karena juga mendatangkan banyak manfaat. Namun demikian banyak yang mengira bahwa kissing alias berciuman hanya sekedar berfungsi untuk meningkatkan keintiman dengan pasangan saja, padahal tidak. Tidak sedikit khasiat dan manfaat ciuman bagi kesehatan tubuh kita. Apa saja?
Mengutip dari femalefirst, berciuman sebenarnya memicu seluruh spektrum fisiologis, yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan umumnya menata tubuh yang bekerja sangat keras. 


a couple was kissing


1. Ciuman membakar kalori
Berciuman dua hingga enam menit, itu sama saja membakar banyak kalori. Berciuman selama 5 menit dapat membakar hingga lebih kurang 12 kalori. Alternatif diet yang mudah dan juga menyenangkan bukan?

2. Ciuman menciptakan imunitas
Setiap mengunci bibir, itu tak hanya bertukar ludah, tetapi juga bertukar kuman. Mayoritas bakteri dalam air liur umum untuk semua orang, tetapi sekitar 2% berbeda. Jadi, proses berciuman memicu tubuh memproduksi antibodi melawan bakteri asing. Itu seperti vaksinasi. Selama ini berciuman dianggap sebagai cara penularan virus. Tetapi pada kenyataanya, air liur yang terdapat saat berciuman, merupakan obat alami yang dapat mengatasi virus tertentu. Proses pertukaran air liur ini akan dapat merangsang sistem kekebalan tubuh  dan menghasilkan produksi antibodi yang mampu melindungi Anda dari virus. Proses ini disebut cross-imunoterapi.


3. Ciuman menguatkan otot wajah
Berciuman menggunakan 30 otot wajah dan membantu menjaga kekuatan ototnya. Sama artinya mencegah pipi turun. Ketegangan pada otot yang disebabkan ciuman mengggairahkan, membantu menghaluskan kulit dan meningkatkan sirkulasi darah di wajah. Efeknya, aliran darah ke kulit wajah meningkat dan secara tidak langsung juga akan menghaluskan kulit.


4. Ciuman meredakan stres
Ciuman bergairah mengurangi ketegangan, mengurangi energi negatif dan menghasilkan rasa kesejahteraan, serta menurunkan hormon 'stres' kortisol. Berciuman lebih dari 3 menit akan merangsang tubuh menghasilkan rantai kimiawi yang akan menghancurkan hormon penyebab stress.


5. Ciuman meningkatkan harga diri
Ciuman menyebabkan semua orang merasa lebih dicintai dan lebih dihargai. Secara umum, memiliki harga diri tinggi membuat seseorang terlihat lebih sehat. Orang yang melawan depresi atau memiliki harga diri rendah cenderung melawan penyakit lebih banyak karena tubuhnya tak memiliki endorfin dan antibiotik alami untuk melawan penyakit.


6. Ciuman menyehatkan jantung dan menjaga keseimbangan sistem kardiovaskular
Ciuman sanggup memproduksi adrenalin, sehingga menyebabkan jantung terpompa untuk mendapatkan dan meningkatkan sirkulasi darah. Efek ciuman bermanfaat bagi jantung, dan pada dasarnya berciuman sangat mirip dengan melakukan aerobik atau bersepeda. Selain itu, saat Anda mencium pasangan dalam waktu yang lama, detak jatung bisa meningkat hingga 110 per menit. Ini bisa menjadi latihan yang bagus bagi kesehatan jantung.


7. Ciuman mencegah gangguan paru-paruSetelah berciuman, biasanya nafas menjadi lebih cepat. Rata-rata setelah berciuman, orang akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dalam satu menit. Sedangkan dalam keadaan normal, hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan di paru-paru.



8. Ciuman melindungi gigi
Saat berciuman, produksi saliva atau air liur otomatis lebih banyak. Asam yang terkandung dalam saliva akan menjadi pelindung yang baik bagi gigi Anda.



Minggu, 29 Juli 2012

Perhatikan CV Anda Ketika Melamar Kerja!

Saat melamar kerja kita ingin memastikan CV kita (Curriculum Vitae atau Riwayat Hidup) berbeda dari yang lain, tapi bukan untuk alasan yang salah. Nah, supaya CV kita tidak berakhir di tempat sampah, pastikan lima hal berikut ini tidak terdapat dalam CV Anda!

1. Objektif atau tujuan
Memang ada masanya ketika para pencari kerja merasa perlu menuliskan tujuan atau bayangan pekerjaan mereka. Ini memang bagus bagi para pencari kerja, tapi membuang-buang waktu perusahaan. Kenapa? Soalnya mereka justru sedang mencari seseorang yang bisa memenuhi kriteria mereka (bukan sebaliknya). Anda boleh-boleh saja menuliskan objektif, tapi cukup save di komputer.

2. Informasi pribadi
Tidak ada perlunya mencantumkan status pernikahan, selera seksual, jumlah anak, agama, atau afiliasi politik dalam CV. Jika kamu punya blog, bolehlah masukkan URL bila memang ada hubungannya dengan pekerjaan. Jangan masukkan nomor SIM — bila CV Anda ditolak, informasi pribadi Anda bisa disalahgunakan oleh orang tak bertanggungjawab.

3. Gaji yang diinginkan
Diskusi gaji lebih baik dilakukan seiring proses rekrutmen. Jika Anda memang diminta menuliskan rentang gaji yang diinginkan, tuliskan rentangnya selebar mungkin dan bersiap-siaplah untuk negosiasi.

4. Pengalaman/kegiatan yang tak berhubungan
Tiada tempat bagi pengalaman kerja Anda yang tidak berhubungan, keanggotaan klub, atau hobi Anda dalam CV.

5. Kelemahan
Dalam wawancara kerja, sering kali kita ditanya apa kelemahan kita. Tapi itu bukan berarti kita boleh lebih dahulu memberi tahu pihak perusahaan. Fokuslah pada kelebihan Anda.

Selanjutnya, ingatlah lima hal penting berikut ini ketika menulis CV:

1. Jangan menggunakan CV yang sama untuk semua lamaran kerja. 
Jauh lebih baik bila Anda “menjahit” sedikit CV yang dikirim untuk tiap lamaran, sebab jenis pekerjaan yang berbeda membutuhkan keahlian yang berbeda pula.

2. Jangan lupa surat lamaran. 
Inilah tempat Anda berkesempatan “menjual diri” — menunjukkan keahlian Anda serta menjelaskan CV Anda bila ada yang janggal. Ini juga bisa jadi tempat yang tepat untuk Anda menunjukkan pengetahuan Anda mengenai industri — dan perusahaan — yang dituju.

3. Jangan sekadar mencantumkan posisi pekerjaan terdahulu. 
Tapi berikan penjelasan sedikit kepada calon bos mengenai keahlian apa saja yang telah Anda dapatkan — dan kaitannya dengan pekerjaan yang sedang Anda incar. Jangan lupa juga cantumkan prestasi yang diraih.

4. Jangan sampai ada salah ketik. 
Apalagi bila Anda salah mengetik sapaan yang harusnya “Bapak” menjadi “Ibu”. Sehebat apa pun Anda, besar kemungkinan CV Anda akan berakhir di Recycle Bin.

5. Jangan membual. 
Jika CV Anda lolos persaingan — dan itu memang tujuannya, kan? — bos yang baik akan memeriksa semua keabsahan fakta. Mengecek fakta lewat Internet tidaklah sulit. Dia pun bisa bertanya ke mantan bos Anda. Jadi jika ada yang janggal di CV Anda, jelaskanlah di surat lamaran — atau jelaskan langsung saat wawancara.